Pengertian Demokrasi

Posted on

Pengertian Demokrasi – Hai sahabat bagipengetahuan.com, Pada materi kali ini kami akan mengulas mengenai Pengertian Demokrasi dimana dalam hal ini mengenai Pengertian, Sejarah dan Perkembangan, Menururt Para Ahli, Jenis-Jenis, Prinsip, Ciri-ciri dan Contoh Demokrasi, agar lebih dapat memahami dan mengerti selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Demokrasi
Pengertian Demokrasi

Pengertian Demokrasi

Kata “Demokrasi” berasal dari bahasa Yunani “Demokratia” yang artinya kekuasaan rakyat. Demokrasi berasal dari kata “Demos” dan “Kratos”. Demos yang artinya Rakyat dan Kratos yang artinya kekuasaan.

Secara umum demokrasi ialah salah satu bentuk pemerintahan dimana semua orang mempunyai hak yang sama dalam mengambil keputusan yang mampu mempengaruhi kehidupan warga negara. Pada prinsipnya demokrasi adalah sesuatu yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Ruang lingkup demokrasi sangat luas, meliputi kondisi ekonomi, sosial, politik dan budaya. Oleh sebab itu, pemerintahan yang berbasis demokrasi memungkinkan warganya menyampaikan aspirasinya secara langsung untuk kebaikan negara.

 

Sejarah dan Perkembangan

Semenjak 4000 tahun SM, kota Mesopotamia telah menggunakan bentuk demokrasi yang sederhana dalam dirinya sendiri, meskipun saat itu demokrasi masih belum dikenal.

Saat itu, bangsa Sumeria terdiri dari beberapa kota mandiri(Independen). Antar kota satu dengan kota lainnya, orang sering bertemu untuk membahas masalah dan kemudian mengambil keputusan berdasarkan hasil musyawarah.

Pada 508 SM, penduduk Athena di Yunani mulai membuat sistem yang menjadi dasar demokrasi modern. Setiap kota di Yunani, terdiri dari 1.500 kota kecil mempunyai sistem pemerintahan yang beragam, diantaranya adalah oligarki, demokrasi, monarki, dan tirani. Salah satu kota terkenal di Athena sedang menguji model pemerintahan baru, demokrasi langsung.

Kemudian akhirnya, sistem demokrasi ini ditiru oleh bangsa Romawi kuno pada tahun 510 SM hingga 27 SM. Bangsa Romawi memakai sistem demokrasi perwakilan di mana setiap bangsawan mempunyai perwakilan di Senat dan untuk orang biasa mempunyai perwakilan di Majelis.

 

Menurut Para Ahli

adapun beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut :

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Demokrasi merupakan gagasan atau cara hidup yang lebih mengutamakan persamaan hak sertan kewajiban, dan perlakuan yang sama bagi semua masyarakatnya.

Menurut Montesque

Demokrasi merupakan kekuasaan negara yang harus dipecah-pecah dan dijalankan oleh tiga institusi atau lembaga yang berbeda dan terpisah, yaitu pertama legislatif yang mempunyai kekuasaan untuk membuat undang-undang, kedua eksekutif yang mempunyai kekuasaan untuk melaksanakan. hukum, dan ketiga, yudikatif, yang mempunyai kekuasaan untuk memutuskan pelaksanaan hukum (UU). Dan masing-masing lembaga tersebut tetap independen tanpa dipengaruhi oleh lembaga lain.

Menurut Aristoteles

Demokrasi ialah kebebasan atau prinsip demokrasi yaitu kebebasan, karena hanya melalui kebebasanlah setiap masyarakat dapat berbagi kekuasaan di dalam negaranya. Aristoteles juga mengatakan jika seseorang hidup tanpa kebebasan untuk memilih suatu metode.

Menurut H. Harris Soche

Demokrasi amerupakan bentuk pemerintahan rakyat, jadi kekuasaan pemerintahan yang melekat pada rakyat juga merupakan hak asasi bagi rakyat untuk memelihara, mengatur, dan melindungi diri dari segala paksaan dalam suatu organisasi( Badan) yang ditugaskan untuk memerintah. Maka hidupnya sama dengan seorang budak.

 

Jenis-Jenis Demokrasi

Demokrasi mempunyai banyak jenis. Ada beberapa jenis demokrasi:

1. Demokrasi Menurut Aspirasi Rakyat

a. Demokrasi langsung

Ini adalah sistem demokrasi yang memberikan kesempatan kepada semua warga negara untuk berunding dalam menentukan arah kebijakan negara atau undang-undang secara umum.

b. Demokrasi Tidak Langsung

Ini adalah sistem demokrasi yang dikelola melalui sistem perwakilan.

2. Demokrasi Berdasarkan Prinsip Ideologi

a. Demokrasi Liberal

ialah kebebasan individu yang menekankan dan mengabaikan kepentingan publik

b. Demokrasi Rakyat

ialah demokrasi yang didasarkan pada paham komunisme dan sosialisme serta mengutamakan kepentingan publik atau negara.

c. Demokrasi Pancasila

Demokrasi yang ada di Indonesia berlandaskan nilai-nilai sosial budaya bangsa dan berlandaskan musyawarah dan mufakat dengan mengutamakan kepentingan seluruh masyarakat atau warga negara. Demokrasi pancasila menitikberatkan pada kepentingan dan aspirasi, serta hati nurani rakyat. Hingga saat ini Indonesia menganut Demokrasi Pancasila yang berlandaskan falsafah Pancasila.

 

Prinsip Demokrasi

Prinsip demokrasi dibagi menjadi dua bagian, antara lain sebagai berikut:

1. Prinsip Demokrasi Sebagai Sistem Politik

  • Kekuasaan dibagi menjadi 3 bagian (kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif )
  • Pemerintahan yang konstitusional
  • Partai politik lebih dari satu dan dapat menjalankan fungsinya
  • Kebebasan media (pers)
  • Perlindungan terhadap HAM
  • Pengawasan administrasi negara
  • Keadilan yang bebas dan tidak memihak
  • Pemerintahan yang diskusi
  • PEMILU yang bebas
  • Pemerintahan berbasis hukum

2. Prinsip Non-demokrasi (Kediktatoran)

  • Kekuasaan Terpusat
  • Kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif bersatu serta di pegang dan dijalankan oleh satu lembaga.
  • Pemerintahan Tidak Berdasarkan Konstitusional
  • Pemerintah didasarkan pada kekuasaan. Konstitusi memberikan kekuasaan besar kepada pemerintah atau negara.
  • Rule of Power
  • Prinsip negara kekuasaan yang bercirikan supremasi kekuasaan besar di negara atau pemerintah.
  • Pemerintahan dibentuk tidak berdasarkan musyawarah tetapi melalui dekrit
  • Pemilu yang tidak demokratis
  • Pemilu diadakan hanya untuk memperkuat legitimasi penguasa atau pemerintah negara.
  • Manajemen serta kepemimpinan yang tertutup dan tidak bertanggung jawab
  • Tidak ada dan terbatasnya kebebasan berpendapat, berekspresi dan kebebasan media(pers).
  • Penyelesaian perpecahan atau perbedaan dengan paksaan dan penggunaan kekerasan.
  • Tidak ada perlindungan HAM dan pelanggaran HAM sering terjadi.
  • Memaksa serta tidak mengakui hak-hak warga minoritas.

 

Ciri-Ciri Demokrasi

Ciri-ciri yang menggambarkan pemerintahan berdasarkan sistem demokrasi adalah sebagai berikut:

  • Pemerintah didasarkan pada kepentingan dan kehendak semua orang.
  • Ciri konstitusional adalah hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan, kekuasaan atau kehendak atau kekuasaan rakyat, sebagaimana tertulis dalam konstitusi dan undang-undang negara.
  • Ciri perwakilan adalah ketika mengatur negara, kedaulatan rakyat akan diwakili oleh beberapa orang yang dipilih oleh rakyat sendiri.
  • Ciri khas pemilihan umum adalah kegiatan politik yang dilakukan untuk memilih partai dalam pemerintahan.
  • Ciri kepartaian adalah partai akan menjadi sarana atau media untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan sistem demokrasi.
  • Ciri kekuasaan adalah pemisahan dan pembagian kekuasaan.
  • Ciri tanggung jawab adalah adanya tanggung jawab mereka yang dipilih untuk ikut serta dalam penyelenggaraan sistem demokrasi.

Contoh Demokrasi

1. Jenis-Jenis Demokrasi

Demokrasi Langsung
Contoh: ikut serta dalam pemungutan suara pada saat pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah dan memilih langsung ketua kelas.

Demokrasi Perwakilan
Contoh: membuat UU yang diwakili oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat

2. Demokrasi Perwakilan dengan sistem pengawasan langsung rakyat terbagi menjadi 3:

Referendum Wajib

Contoh: memilih untuk memisahkan diri dari Timor Leste dan menyetujui diberikan oleh rakyat untuk penyusunan UUD.

Referendum Tidak Wajib

Contoh: Peran partai politik tidak terlalu menonjol tetapi kemauan rakyat bisa langsung diketahui dalam demokrasi.

Referendum Konsultatif

Contoh: Rayat sendiri tidak memahami hal ini pada saat itu
bahan Undang-undang rakyat hanya membutuhkan persetujuan

3. Demokrasi berdasarkan titik perhatian atau prioritas:

Demokrasi Formal
Contoh: keberadaan lembaga perwakilan rakyat.

Demokrasi Material
Contoh: Keberadaan lembaga perwakilan rakyat hanya sebagai simbol, dan hanya mementingkan kepentingan negara dibandingkan dengan orang.

Demokrasi Campuran
Contoh: Rakyat memilih wakil di DPRD kemudian wakilnya dikendalikan
oleh masyarakat menggunakan sistem referendum.

4. Demokrasi berdasarkan prinsip ideologi:

Demokrasi Liberal
Contoh: Dalam demokrasi hanya ada sistem multi partai dan demokrasi inilah yang menyebabkan lahirnya partai politik.

Demokrasi Kerakyatan

ialah demokrasi di mana rakyat memutuskan ketika ada masalah besar.
Contoh: saat pemilihan presiden dan wakil presiden

 

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Demokrasi beserta ulasan lengkapnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan dan pengetahuan anda, jangan lupa untuk selalu mengujungi website kami untuk mendapatkan artikel – artikel menarik dan bermanfaat.

 

Baca Juga :