Pengertian Khitbah

Posted on

Pengertian Khitbah – Hai sahabat Bagipengetahuan.com, Pada materi kali ini kami akan mengulas mengenai Pengertian Khitbah dimana dalam hal ini mengenai Pengertian, Hal-Hal Yang Perlu diperhatikan, Tata Cara, Dasar Hukum, Hikmah dan Perbedaan Taaruf dengan Khitbah agar lebih dapat memahami dan mengerti selengkapnya dibawah ini.

 

Pengertian Khitbah
Pengertian Khitbah

Pengertian Khitbah

Khitbah merupakan prosesi Meminang/Melamar di mana keluarga calon pengantin pria mengunjungi kediaman calon pengantin wanita. Dalam pertemuan tersebut, pengantin pria akan menyampaikan permintaannya untuk mengajak pengantin wanita membina rumah tangga.

Pernyataan atau permintaan ini dapat disampaikan langsung oleh mempelai pria, tetapi juga dapat melalui perantara orang lain yang dipercaya sesuai dengan ketentuan agama. Khitbah itu sendiri harus dijawab “ya” atau “tidak”. Jika pengantin perempuan menerima, maka namanya makhthubah, atau perempuan yang telah dilamar secara resmi. Karena itu, dia tidak diperbolehkan menerima lamaran dari pria lain.

 

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan

Sebelum khitbah dilakukan, seorang pria harus memperhatikan beberapa hal untuk menentukan wanita mana yang ingin ia lamar. Hal ini bermaksud agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi di kemudian hari. Karena pernikahan adalah hal yang sakral dan tidak bisa dilakukan untuk kesenangan. Jadi, inilah syarat sebelum melakukan khitbah.

Melihat dan Mengenali calon pengantin. Meski bukan keharusan, namun dianjurkan agar tidak terjadi masalah atau fitnah di kemudian hari.

Kandidat tidak berkhitbah dengan pria lain. Hal ini berdasarkan perkataan Nabi Muhammad SAW, “Seorang pria tidak boleh melamar wanita yang dilamar oleh saudara laki-lakinya.” (HR Ibn Majah).

Wanita bisa menerima atau menolak orang yang melamar. Saat mengajukan permohonan, sebaiknya wanita dimintai keterangan dan menunggu tanggapannya terlebih dahulu agar tidak ada paksaan dalam proses khitbah.

Jangan melamar wanita yang sedang iddah. Wanita yang diceraikan atau ditinggal mati oleh suaminya memiliki waktu untuk beristirahat sebelum mereka dapat menikah lagi. Jika masa iddah belum berakhir, laki-laki dilarang melamar secara terbuka.

Pilih pasangan sesuai dengan apa yang diajarkan nabi. Baik pria maupun wanita harus memilih pasangan berdasarkan agama, ketampanan atau kecantikannya, keturunan, dan harta mereka.

 

Tata Cara Khitbah

Sebelum melakukan lamaran kepada calon pasangan,ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu tata cara khitbah sesuai ajaran Islam. brikut tatacara khitbah :

1. Memohon Petunjuk Dari Allah

Sebelum melakukan khitbah, Anda harus terlebih dahulu memantapkan hati anda dengan meminta kepada Allah untuk membimbing Anda melalui shalat istikharah.

2. Membaca Doa dan Bershalawat Kepada Nabi

Berdasarkan catatan sejarah, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, disunahkan seseorang akan melamar untuk membaca hamdalah diminta untuk bersyukur kepada Allah dan bershalawat untuk Nabi Muhammad. Setelah itu dibaca “Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.”

3. Berkunjung Kerumah Calon Pasangan

Selanjutnya, keluarga calon pengantin pria diharapkan mengunjungi kediaman keluarga calon pengantin wanita yang akan di pinang /lamar untuk mengungkapkan keinginan mereka.

4. Sampaikan Maksud Serta Tujuan

Pada inti acara, pihak keluarga pria akan mengungkapkan maksud dan tujuan kedatangan mereka, yaitu untuk melamar calon pengantin wanita.

5. Menyampaikan Pendapat dari Pihak Wanita

Setelah itu calon pengantin wanita akan memberikan jawaban apakah permintaan tersebut diterima atau ditolak. Jika diterima, keluarga wanita menyambut baik rencana pernikahan kedua calon mempelai wanita.

6. Menyerahkan Hantaran

Hantaran pengantin pria akan diserahkan kepada keluarga mempelai wanita sebagai tanda keseriusan dalam melamar calon pengantin wanita.

7. Penutupan Acara Khitbah

Setelah pembahasan pokok selesai maka selanjutnya adalah menutup acara lamaran. Acara diakhiri dengan pembacaan doa agar rencana pernikahan tetap berjalan lancar.

 

Dasar Hukum Khitbah

Hukum Khitbah
Hukum Khitbah
Arti
Arti

Hikmah khitbah

Segala hukum yang disyariatkan, bahkan jika hukum tidak sampai pada tingkat kewajiban, selalu memiliki tujuan dan hikmah. Adapun hikmah dari hukum khitbah ( Melamar) adalah untuk lebih mempererat ikatan perkawinan yang terjalin setelah itu, karena dengan perkawinan kedua belah pihak bisa saling mengenal.

Akad pernikahan itu selamanya dan abadi, bukan hanya untuk sementara. Salah satu dari kedua calon pasangan ini hendaknya tidak mendahului ikatan pernikahan yang sakral dengan yang lain kecuali mereka dipilih dengan benar dan mengetahui dengan jelas tradisi, karakter, perilaku dan akhlak calon pasangan sehingga keduanya bisa menjalani kehidupan yang mulia dan damai, diisi dengan suasana cinta, kepuasan, kebahagiaan dan ketenangan. Tergesa-gesa dalam ikatan pernikahan akan berakibat buruk bagi kedua belah pihak atau salah satu pihak. Salah satunya adalah hikmah khitbah dalam Islam untuk mencapai impian yang besar dan tujuan mulia.

 

Perbedaan Taaruf dengan Khitbah

Kedua fase ini dilakukan sebelum pernikahan, tetapi pada kedua fase ini terdapat perbedaannya, Berikut penjelasannya.

1. Taaruf ialah proses saling mengenal satu sama lain, sedangkan khitbah ialah proses melamar dimana kedua keluarga saling dipertemukan.

Jadi, taaruf adalah proses dimana pria dan wanita saling mengenal dan memahami sehingga sama-sama bisa menimbang apakah pantas atau tidak. Proses taaruf ini dapat mengeksplorasi banyak hal antara kedua belah pihak seperti pendidikan, hobi, ibadah, cita-cita, budi pekerti, kesehatan, dll. Namun dalam taaruf ini, seorang perantara harus didampingi seorang mahram dari pihak wanita agar tidak terjadi interaksi yang berlebihan antara pria dan wanita yang bersangkutan.

Sedangkan khitbah ialah jenjang yang lebih serius dalam bentuk lamaran atau pinangan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa sebelum pria yakin akan mengkhitbah perempuan maka perlu dilakukan proses taaruf tanpa berlebihan. Karena tidak mungkin seorang pria ingin menikahi seorang wanita yang tidak pernah dikenali sebelumnya.

2. Ketika proses taaruf masih bisa dibatalkan, sedangkan ketika khitbah diusahakan untuk melangkah ke tingkat pernikahan

Proses taaruf ialah sebagai proses perkenalan, karena menentukan layak tidaknya calon suami istri. Jadi bila tidak cocok, keduanya bisa saling menjauh. Sedangkan khitbah adalah suatu keyakinan bahwa seseorang telah menemukan apa yang dicari, dan harus lebih serius dalam membuat komitmen untuk masa depan. Meskipun dalam beberapa kasus ditemukan bahwa permintaan A ditolak. Tidak masalah karena wanita yang dilamar berhak menentukan pilihan hatinya.

3. Ilmu dibutuhkan saat taaruf, sedangkan saat berkhitbah kita butuh restu orang tua.

Berbekal ilmu, tentunya pria dan wanita bisa menentukan apa saja kriterianya. Tentunya yang terpenting bagi umat Islam adalah aspek agama. Kalau orang Jawa bilang harus menimbang bibit, bebet dan bobot. Inilah pentingnya ilmu saat taaruf.

Sedangkan pada saat khitbah, perempuan yang dipinang mengatakan “ya” tapi tidak disetujui oleh orang tuanya. Dalam kondisi seperti ini, seorang pria harus siap menerima kenyataan pahit, karena pada dasarnya restu ilahi itu seperti restu orang tuanya.

4. Taaruf adalah fase berfikir atau menimbang menuju proses khitbah, sedangkan khitbah adalah proses memikirkan untuk segera menikah

Saat masih dalam proses taaruf, pria dan wanita sebenarnya sudah pada fase untuk meyakinkan diri dan menyelaraskan antara hati dan fikiran. Jangan sampai berpikir untuk mengatakan “ya” tapi di dalam hatinya, mengatakan “tidak”. Ini dapat membuat Anda berisiko melukai diri sendiri. Padahal yang perlu dijaga adalah diri sendiri, bukan orang lain.

Sedangkan bila dua sejoli sudah berkhitbah, segeralah berfikir untuk segera pada proses pernikahan yang sah untuk mengikat janji suci seumur hidup.

 

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Khitbah beserta ulasan lengkapnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan dan pengetahuan anda, jangan lupa untuk selalu mengujungi website kami untuk mendapatkan artikel – artikel menarik dan bermanfaat.

 

Baca Juga :