Pengertian Suhuf dan Kitab ( Lengkap )

Posted on

Pengertian Suhuf dan Kitab – Hai sahabat bagipengetahuan.com, Pada materi kali ini kami akan mengulas mengenai Pengertian suhuf dan kitab dimana dalam hal ini mengenai Pengertian, Perbedaan serta Manfaat Iman Kepada Kitab Allah, agar lebih dapat memahami dan mengerti selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Suhuf dan Kitab
Pengertian Suhuf dan Kitab

Pengertian Suhuf

Suhuf merupakan kata pada bahasa Arab yang memiliki arti lembaran. Seperti Alquran, Suhuf juga mengandung firman Allah yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul.

Dulu, sebelum Al Quran dibukukan, bentuknya masih berupa lembaran atau suhuf. Suhuf tidak hanya tertulis di lembaran kertas, tapi juga ditulis di lembaran lainnya. Seperti tertulis di batu, ada yang tertulis di kulit hewan ternak dan juga daun kurma. Sampai semua isi Alquran sudah lengkap, kemudian barulah lembaran-lembaran suhuf akan dibukukan dalam bentuk Alquran.

Ada juga beberapa nabi dan rasul yang menerima wahyu dari Allah dan tidak dibukukan atau tidak menerima kitab dari Allah. Beberapa dari nabi dan rasul tersebut antara lain sebagai berikut :

  • Nabi Adam mempunyai 10 suhuf
  • Nabi Musa mempunyai 10 suhuf
  • Nabi Idris mempunyai 30 suhuf
  • Nabi Ibrahim mempunyai 30 suhuf
  • Nabi Syits mempunyai 60 suhuf

Kesimpulan: Jadi bila digabungkan, ada 140 suhuf yang Allah SWT wajyukan kepada para Nabi dan Rasul-Nya.

 

Pengertian Kitab

Kitab Allah adalah kumpulan wahyu yang telah diturunkan kepada para Nabi dan Rasul. Kitab-kitab Allah SWT yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasulnya adalah sebagai berikut:

Jenis – Jenis Kitab

Terdapat 4 jenis kitab yang Allah turunkan kepada para Nabi dan Rasul, diantaranya sebagai berikut:

1. Kitab Taurat

Kitab Taurat merupakan salah satu kitab Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Musa (as). Kitab ini diturunkan dengan tujuan menjadi petunjuk dan pedoman bagi bani israil. Kata Taurat berasal dari bahasa “Ibrani” yaitu Thora yang artinya perintah. Seperti dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 17:

Al Isra 17
Al Isra 17

Di dalam Taurat ada 10 ajaran pokok yang mengandung kebaktian dan kepercayaan. Di antara 10 isi pokok dalam kitab taurat adalah sebagai berikut:

  1. Mengakui keesaan Allah SWT
  2. Larangan menyembah berhala dan patung, karena Allah tidak bisa dibandingkan(diserupai) dengan makhluknya.
  3. Larangan menyebut Allah dengan sia-sia
  4. Memuliakan hari Sabat (sabtu)
  5. Menghormati ayah dan ibu
  6. Larangan membunuh manusia lain
  7. Larangan perzinahan
  8. Larangan mencuri
  9. Larangan menjadi saksi yang berbohong (berdusta)
  10. Larangan mempunyai keinginan untuk mengontrol hak orang lain.

 

2. Kitab Zabur

Kitab Zabur merupakan kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Daud (as). kitab Zabur sendiri berasal dari bahasa Arab yang dikenal sebagai mazmur jamak dari mazamir lafad. Seperti yang dikatakan Allah SWT dalam ayat Al-Qur’an surat Al-Isra 55:

Al Isra 55
Al Isra 55

Kitab Zabur diturunkan sebagai:

  1. Arah jalan yang lurus bagi umat nabi Daud As.
  2. Sebagai Berita Gembira, bumi ini telah diwariskan kepada hamba-hamba Allah SWT yang beriman (Sholeh).
  3. Sebagai pemberi peringatan kepada manusia bahwa tidak ada alasan untuk mengingkari keberadaan Allah SWT.

 

3. Kitab Injil

Kitab Injil merupakan kitab Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Isa As. Adapun Pokok Utama dari ajaran kitab injil ini adalah sebagai berikut :

1. Mengajak kepada kaum (umat) nabi Isa (as) Bagaimana hidup dengan zuhud.

2. Untuk digunakan sebagai pedoman, dan

3. Untuk memperbaiki pandangan orang Yahudi yang bersifat materialistis.

Namun, ada sesuatu yang harus Anda ketahui: Allah menurunkan Kitab Injil kepada Nabi Isa (as) Seperti kitab Injil hari ini, keduanya berbeda. Zaman dahulu, seorang Pengikut nabi Isa (as) yang bernama bernama Matius, telah menyisipkan karangannya ke dalam kitab injil.

Jadi mereka menamai kitab Injil menurut penulisnya, di antara nama-nama kitab itu adalah Injil Mathias, Injil Marcion, Injil Ibrani, dan lain-lain.

 

4. Kitab Suci Al-Qur’an

Kitab Suci Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw secara berjenjang(berangsur-angsur), melalui Malaikat Jibril sebagai Mukjizat. Kitab Suci Al-Quran diturunkan kepada umat Nabi Muhammad sebagai pedoman hidup dan petunjuk. Sebagaimana yang Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-Hijr ayat 9:

Al Hijr 9
Al Hijr 9

Perbedaan Suhuf dan Kitab

Berikut ini beberapa perbedaan yang terdapat pada suhuf dan Kitab Allah SWT, yang meliputi :

  1. Suhuf berupa lembaran-lembaran yang belum dibukukan, sedangkan Al-Qur’an merupakan lembaran yang sudah dibukukan.
  2. Isi Kitab lebih lengkap sedangkan suhuf isiny tidak selengkap kitab.
  3. Suhuf tidak wajib disampaikan kepada umat(pengikut), sedangkan kitab harus disampaikan kepada umat(pengikut).

 

Fungsi Iman Kepada Kitab Allah

Kitab-kitab yang diturunkan kepada para nabi dan rasul ternyata memiliki banyak fungsi dalam kehidupan dunia. Fungsi iman dalam kitab-kitab Allah SWT meliputi:

  • Menerima bimbingan dan memperoleh cahaya dalam hidup
  • Memperoleh tambahan ilmu dalam kehidupan
  • Mengetahui pelajaran yang ada di masa lalu dan sebagai pelajaran
  • Memperoleh petunjuk dalam hidup
  • Mengetahui pengetahuan tentang akhir zaman

 

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Suhuf dan Kitab beserta ulasan lengkapnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan dan pengetahuan anda, jangan lupa untuk selalu mengujungi website kami untuk mendapatkan artikel – artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :