Pengertian UlulAzmi dan Nabi UlulAzmi

Posted on

Pengertian Ulul Azmi dan Nabi Ulul Azmi – Hai sahabat Bagipengetahuan.com, Pada materi kali ini kami akan mengulas mengenai Pengertian Ulul Azmi dan Nabi Yang Bergelar Ulul Azmi dimana dalam hal ini mengenai Pengertian Ulul Azmi, Ciri-ciri Nabi dan Rasul Ulul Azmi, Nabi Yang Menerima Gelar Ulul Azmi dan Mukjizat Nabi Ulul Azmi  , agar lebih dapat memahami dan mengerti selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi

Pengertian Ulul Azmi

Ulul Azmi merupakan gelar khusus yang diberikan kepada beberapa nabi dan rasul yang memiliki kesabaran dan ketabahan luar biasa, dalam dakwah penyebaran agama Islam. Kata ulul azmi berasal dari dua kata yaitu ulul dan azmi. Arti kata ulu atau uli adalah memiliki, sedangkan azmi berarti keteguhan hati atau tekad yang kuat.

Dengan demikian, ulul azmi diartikan sebagai seseorang yang memiliki keuletan, kesabaran, dan ketabahan yang luar biasa dalam menjalankan tugas sucinya sebagai rasul, meskipun ada beberapa kendala.

Ciri-Ciri Nabi & Rasul Ulul Azmi

Ada lima orang yang mendapat gelar Ulul Azmi. Nabi dipilih karena memiliki tekad yang kuat dalam menyebarkan berbagai ajaran Allah SWT. Ketika para nabi ini harus menghadapi berbagai tentangan dari kaum yang didakwahi, para nabi ini berdoa agar Allah memberikan hukuman kepada orang-orang ini.

Allah SWT akan menyelamatkan Nabi dan Rasul Ulul Azmi beserta para pengikutnya saat diserang orang lain saat menjalankan perintah dan menyebarkan ajaran Allah. Allah juga akan memberikan hukuman kepada para kaum yang mengingkari ajaran yang disebarkan oleh Nabi dan Rasul.

Ciri-ciri Nabi dan Rasul Ulul Azmi adalah sebagai berikut:

  • Berdakwah bagi semua makhluk Allah SWT yaitu untuk umat manusia maupun jin.
  • Mendakwahkan agama Allah dan Syariatnya.
  • Menerima Perjanjian dan “Wasiat” Allah SWT.
  • Mendakwahkan Ajaran Kitab Samawi
  • Mempunyai Kesabaran yang luar biasa
  • Selalu berdoa kepada Allah agar umatnya dibrikan hidayah.
  • Selalu memohon kepada Allah agar umatnya tidak di azab.

Namun secara umum yang paling ditekankan adalah keteguhan hati dan ketabahan yang kuat dengan kesabaran dan keberanian yang luar biasa untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan rintangan dalam dakwah menyampaikan agama Allah SWT.

Nabi Yang Menerima Gelar Ulul Azmi

1. Nabi Nuh a.s.

Nabi Nuh adalah Nabi atau Rasul pertama yang menerima wahyu dan diwajibkan untuk mendakwahkannya kepada umatnya. Nabi Nuh memperoleh gelar ulul azmi karena kesabaran dan keberaniannya dalam menyebarkan agama Islam, meskipun ia banyak ditentang dan dihina. Ini menjadi bukti bahwa Nabi Nuh adalah salah satu nabi yang sangat tabah dan sabar dalam menyampaikan ajaran agama Islam.

Selama bertahun-tahun, Nabi Nuh terus menyampaikan ajaran agama islam ke keluarganya sendiri, kerabat terdekatnya, dan orang-orangnya selama ini, untuk menghentikan kebiasaan menyembah berhala. Untuk kembali ke jalan yang lurus, jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Meski begitu, anak Nuh bernama Kan’an dan istrinya keberatan dengan ajaran nabi Nuh. Nabi Nuh sendiri (salah satu generasi yang penuh kebencian yang pernah hidup dalam sejarah manusia) menyebabkan ketidakadilan dan selalu menentang ajaran nabi Nuh.

Bahkan menurut sejarah, kekejian orang-orang ini terus diturunkan ke generasi berikutnya dari generasi ke generasi. Ketika ajaran Nabi Nuh benar-benar ditentang oleh umatnya, Nabi Nuh berdoa agar umatnya diberikan petunjuk, dan bahkan jika mereka terus mengingkari, janji Allah pasti akan datang, yang merupakan hukuman yang menyakitkan. .

Nabi Nuh kemudian memohon ampunan dan keselamatan kepada Allah bagi dirinya dan bagi umatnya yang beriman agar bisa diselamatkan dari azab Allah, Nabi Nuh pun memohon kepada Allah agar tidak ada satu orang kafir sekalipun yang akan diselamatkan dari hukuman Allah di bumi ini. .

Kemudian Allah menjawab doa Nuh, yaitu siksa berupa banjir yang menenggelamkan seluruh bumi kecuali bahtera Nuh, dan setelah 7 hari 7 malam air itu pergi. akhirnya mulai surut, dan orang-orang di bahtera Nuh dengan izin Allah semuanya aman. .

2. Nabi Ibrahim a.s.

Nabi Ibrahim (saw) dikenal sebagai bapak para nabi. Nabi Ibrahim dihormati oleh pemeluk tiga agama, yaitu Islam, Kristen dan Yudaisme. Saat itu, Nabi Ibrahim membangun Ka’bah di kota Mekah. Keyakinannya yang kuat pada Islam dimulai dengan pencariannya akan Tuhan.

Nabi Ibrahim tidak bisa menerima orang yang menyembah berhala di bawah kepemimpinan Raja Namrud. Maka Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud, namun Allah SWT memberinya mukjizat berupa selamat dari kobaran api.

3. Nabi Musa a.s.

Kisah Nabi Musa dan Firaun adalah kisah Nabi yang sangat populer. Nabi Musa hidup pada masa kerajaan Firaun, dan pada saat itu semua manusia diperintahkan untuk tunduk dan menyembah Firaun.

Kecuali Nabi Musa dan para pengikutnya, dengan kekuatan dan keberaniannya, Nabi Musa terus memberikan ajaran yang benar, yaitu agama Islam, meskipun banyak cobaan yang ia dan para pengikutnya alami.Dan inilah bukti bahwa Nabi Musa memperoleh gelar ulul azmi.

Mukjizat Nabi Musa yang terkenal adalah tongkatnya dapat berubah menjadi ular ketika diminta untuk bertanding oleh penyihir raja Firaun, dan tongkat nabi Musa dapat membelah laut merah ketika nabi Musa dan para pengikutnya dikejar oleh raja Firaun yang ingin membunuh.

4. Nabi Isa a.s.

Nabi Isa adalah satu-satunya nabi yang lahir tanpa ayah. Saat itu, ibunya yang bernama Siti Maryam banyak mendapatkan fitnah dari kaum Yahudi. Kemudian, di tengah hinaan dan cacian yang diberikan oleh orang-orang Yahudi, Nabi Isa yang masih bayi langsung mendapat mukjizat dari Allah untuk bersuara dan menjelaskan apa yang terjadi.

Nabi Isa merupakan salah satu nabi yang mendapat gelar ulul azmi karena memiliki kekuatan dan kesabaran yang luar biasa dalam menyebarkan ajaran Islam. Hal ini dibuktikan ketika Nabi Isa dituduh menghina orang Yahudi, dikhianati oleh muridnya, dan saat akan dibunuh oleh orang Romawi. Nabi Isa terus berdoa agar dibimbing oleh Allah SWT.

5. Nabi Muhammad S.A.W.

Nabi Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir, sekaligus penutup dari nabi-nabi sebelumnya. Nabi Muhammad merupakan penyempurna ajaran agama Islam.

Ada banyak mukjizat yang Allah berikan kepadanya, salah satunya yang terbesar adalah Al-Qur’an yang menjadi pedoman utama kehidupan manusia hingga saat ini. Ada juga peristiwa Isra Mi’raj yang membawanya bertemu dengan Allah SWT. Dan dari acara ini muncullah perintah untuk melaksanakan sholat 5 jam.

Setelah mendapat wahyu untuk menyebarkan agama Islam, dakwahnya selalu menjadi sasaran cacian dan hinaan dari orang-orang kafir Quraisy karena diyakini bahwa ia menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan tradisi mereka saat itu. .

Meskipun ajaran Nabi Muhammad ditentang oleh kaum Quraisy kafir, hingga ia diusir oleh orang-orang kafir dari Mekah dan ia serta para pengikutnya pindah ke Madinah, Allah selalu memberikan pertolongan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan Para Pengikutnya yang memegang teguh keimanannya. Inilah mengapa Nabi Muhammad mendapatkan gelar ulul azmi, karena keberanian dan kesabarannya dalam menyebarkan ajaran agama Islam.

Mukjizat Nabi Ulul Azmi

Mukjizat adalah peristiwa luar biasa yang melampaui pikiran manusia. mukjizat tersebut hanya diberikan kepada nabi dan rasul. Namun, jika seorang yang beriman mengalami kejadian luar biasa, maka itu bukanlah mukjizat melainkan karomah. Diantaranya adalah para wali songo.

Dengan turunnya mukjizat menjadi bukti bahwa yang menyebarkan agama Allah adalah Nabi dan Rasul. Sekaligus untuk melemahkan mereka yang menentangnya. Berikut ini adalah Mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada para nabi dan Rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi :

Nabi Nuh a.s

Nabi Nuh a.s mendapatkan mukjizat dari Allah SWT berupa keselamatan ketika terjadi banjir bandang. Saat itu, Allah SWT menjatuhkan hukuman banjir bandang kepada umat Nuh yang mengingkari ajaran yang sampaikan oleh nabi Nuh a.s. Saat terjadi banjir di permukaan bumi, Nabi Nuh dan para pengikutnya berhasil selamat karena berada di dalam bahtera yang telah mereka buat sebelumnya.

Nabi Ibrahim a.s

Nabi Ibrahim a.s adalah salah satu nabi yang dianugerahi mukjizat. Mukjizat yang dilakukan Nabi Ibrahim terjadi saat ia melawan Raja Namrud yang mengaku sebagai Tuhan. Nabi Ibrahim marah karena Raja Namrud mengutuk Allah SWT dengan membuat banyak berhala. Nabi Ibrahim juga membalas dengan menghancurkan patung atau berhala yang disembah pada saat itu. Berikut mukjizat yang Allah SWT berikan kepada Nabi Ibrahim a.s:

  • Mampu Menahan Kobaran Api
  • Mengeluarkan madu dari jari-jarinya
  • Mengubah Pasir menjadi makanan
  • Menghidupkan Burung yang sudah Dipotong-potong

Nabi Musa a.s

Nabi Musa disebutkan 136 kali didalam Alquran. Jumlah ini tentunya lebih banyak dari nama nabi Isa yang disebutkan hanya 25 kali dan nabi Nuh yang disebutkan 43 kali. Tentunya banyak cerita dan pelajaran menarik yang bisa kita petik dari kisah Nabi Musa a.s. Allah ingin kita meniru sifat Nabi Musa yang sabar dalam berdakwah dan menghadapi cobaan yang berulang kali. Berikut mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Musa a.s:

  • Tongkat Dapat Berubah Menjadi Ular
  • Membelah Laut Merah

Nabi Isa a.s

Nabi Isa a.s hidup sebelum Nabi Muhammad SAW menjalankan tugasnya sebagai penutup para rasul. Seperti halnya Nabi Muhammad SAW, Nabi Isa a.s termasuk dalam kelompok nabi dan rasul yang mendapat gelar ulul azmi. Yakni mereka yang memiliki tekad luar biasa untuk menyampaikan wahyu-wahyu Allah SWT. Sebagai utusan Allah, Nabi Isa a.s mendapat mukjizat untuk meyakinkan masyarakat luas. Bagi mereka yang sudah yakin, iman mereka semakin kuat setelah melihat keajaiban. Berikut mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Isa a.s:

  • Berbicara saat masih bayi
  • Membuat burung hidup dari tanah liat
  • Menghidupkan orang mati
  • Menyembuhkan penderita kusta, orang buta dan kusta
  • Mengetahui rahasia orang lain
  • Turunnya makanan dari surga
  • Mukjizat terbesar Nabi Isa AS adalah Alkitab

Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir umat Islam. Allah SWT memberikan kemampuan di luar nalar manusia atau yang disebut mukjizat kepada para nabi dan rasul-Nya, termasuk Nabi Muhammad.
Allah SWT memberi Nabi Muhammad mukjizat nyata yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia tanpa bantuan-Nya. Berikut mukjizat Nabi Muhammad SAW yang dikutip dari berbagai sumber.

  • Al Quran
  • Membelah Bulan
  • Air menyembur keluar dari sela-sela jari
  • Isra dan Miraj
  • Susu yang mengenyangkan banyak orang

Banyak mukjizat diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, termasuk yang disebutkan di atas. Tapi mukjizat terbesar Nabi Muhammad adalah Al-Qur’an, karena masih bisa digunakan oleh umatnya hingga saat ini.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Ulul Azmi dan Nabi Ulul Azmi beserta ulasan lengkapnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan dan pengetahuan anda, jangan lupa untuk selalu mengujungi website kami untuk mendapatkan artikel – artikel menarik dan bermanfaat.

Baca Juga :